Breaking News

Senin, 28 November 2016

Menakar Nasib Masyarakat Kulit Hitam Di Pemerintahan Donald Trump

Masyarakat Kulit Hitam merupakan warga Minoritas di Amerika Serikat, Maka bila kita membahas 
Tentang Mayoritas dan Minoritas tidak akan pernah habis bahkan bisa menjadi Perpecahan antar ras yang tak terelakan, Balik bicara ke dalam negeri kita tercinta sebelum pergi berbicara jauh tentang Kemajemukan atau Penakaran tentang masalah ras yang selalu terjadi di setiap negara tak terkecuali negara adidaya, Amerika Serikat baru-baru ini mengadakan pemilihan pemimpin negara dan mendapatkan calon presiden yang baru yaitu yang bernama Donald trump, Donald Trump yang terkenal dengan tingkah bicara nya yang selalu membawa nama ras dan agama saat ia berkampanye pun mengatakan orang yang beragam islam tidak boleh hidup bernegara di amerika serikat bayangkan bila itu terjadi di negara kita tercinta indonesia yang terjadi pasti terjadi perubahan politik yang tidak bisa di hindarkan, Bicara Amerika hampir sama bicara dengan indonesia karena masih menjadi hal yang tabuh untuk saling menghormati minoritas dan mayoritas.
   


Dari keramaian yang terjadi di negara ini setelah pemilihan presiden nampak ada keramaian di depan museum nasional sejarah dan budaya ibukota washington DC ini, Saya bertanya apa yang di bicarakan sebenarnya, Tetapi dari kejauhan saya melihat orang kulit putih berada di keramaian di depan Gedung Grand Rapids dari sudut yang berbeda kita sudah melihat ada kesenjangan antar warga yang berbeda ini.Sementara di dalam museum di dalam sana terlihat keramaian sebuah keluarga,dan berbagai orang yang sedang melihat-lihat isi museum tersebut dan mengamati sejarah yang ada di negara itu tersebut ada orang yang sedang berkumpul dan menonton video untuk melihat berbagai peninggalan dari masa perbudakan yang sangat kejam dan tidak manusiawi yang melanda negara ini beberapa tahun silam.



Namun Tidak lah selalu hal-hal yang buruk yang di tampilkan di museum ini ada hal yang menarik tentang gambaran bagaimana kaum budak bertahan dan memiliki harapan dan semangat untuk tetap manjalani hidup dari sisa-sisa semangat yang terjadi pada masa lalu yang tak bisa di lupakan namun perbudakan dan penindasan pada akhirnya mendorong terciptanya Aktivis antara lain Luther King, Motown dan tentu saja Barack Obama yang menjadi kekuatan yang dapat memberi kebebasan dan hak untuk kehidupan bernegara bagi orang kulit hitam.

Tetapi apa yang terjadi setelah Presiden Barack Obama tidak lagi menjabat sebagai Presiden banyak yang kecewa karena dalam kampanye pun Donald Trump sudah membeberkan dan visi misi nya dengan rasa kebencian yang kuat terhadap orang yang berbeda ras dengan diri nya, Situasi yang seperti ini akan membuat warga keturunan merasa bersedih dan membuat terjadi nya rasa perlawan dan pemborantakan yang dapat terjadi jika membuat masyarakat kulit hitam memberontak.



Tom Ruddel, Seorang pemuda yang berusia 32 tahun yang juga sebagai pemain dan editor film ini mengungkapkan bahwa ia sangat takut akan masa depan negara nya yang di pimpin oleh seorang negarawan yang mempunyai sifat dan beretorika rasis yang telah mendominasi wacana negaranya selama lebih dari dua tahun terakhir. Dia pun mengaku "Banyak hal tidak berubah di bawah kepimpinan barack obama, Tapi sebenarnya warga Amerika merasa hidup lebih netral ketika Baracak Obama mejabat sebagai Presiden, Tetap masih menjadi ketakutan warga keturunan sebab mereka akan mendapatkan perhatian yang lebih dan kesetaraan yang tidak adil atau Diskriminasi Ras.



Dengan latar belakang yang susah membuat Tom tidak terlepas dari Prasangka buruk yang mengakar Masyarakat amerika, Misalnya ketika memuji kepandaiannya berbicara "Saya benci ketika orang memberitahu saya kalau saya pandai berbicara, Saya tidak menganggapnya itu sebagai pujian ,karena artinya kamu melihat saya lalu menilai diriku ini seakan saya hanya mengejutkan kamu dan meremehkan kamu"

Terakhir Tom Berpendapat dan Berpesan bahwa hubungan antar ras akan membaik dalam waktu dekat, Dan sebaliknya dia Mengatakan akan menjadi lebih buruk ketika sebuah bias telah di resmikan terhadap suatu golongan ras dan di berpesan untuk teman-teman nya yang ada di luar sana tetap menjaga lah kerukunan antar bergama maka dunia akan menjadi indah ,Bila manusia tidak pernah damai maka bumi juga tidak akan pernah tentram, Jika membayangkan gaya pendapat tom yang sangat menyentuh dan berfikir di luar nalar maka kita bertanya-tanya akan menjadi sebuah cerita yang indah dan damai bagi seluruh umat di dunia masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar