Cerita Sex - Suatu hari ketika saya sedang nongkrong ada wanita yang mondar-mandir didekat saya. Dia mengenakan pakaian seragam sebuah pabrik. Saya Mengira dia lagi menunggu temannya. Tidak selang lama kemudian ada seorang wanita lagi yang datang dan mendekatinya. Mereka bicara dengan suara keras dan nada tinggi seperti sedang memperdebatkan sesuatu. saya pun tidak memperdulikan mereka dan tidak mau ikut campur dengan masalah mereka.
Setelah pembeributan mereka selesai, wanita yang datangnya belakangan akhirnya pergi dengan masih tetap memaki-maki wanita pertama dalam bahasa daerah. saya yang tidak mengetahui permasalahan mereka pun tertarik untuk memperhatikan mereka. Wanita pertama tadi hanya terdiam saja, meskipun mukanya menunjukkan kekesalan. Akhirnya saya pun mendekati perempuan itu dan berpura-pura bertanya.
“Kenapa ya kamu mbak, maaf kelihatannya lagi ada masalah ya?”
“Tidak kenapa-kenapa kok. perempuan itu tiba-tiba menuduh saya ada hubungan dengan suaminya. Padahal saya tidak mengenal siapa suaminya". jawab perempuan itu
“Ya sudah, mbak kelihatannya masih emosi. bagaimana kalau saya traktir minum es biar pikiran mbak bisa lebih tenang” saya pun mengajak perempuan itu untuk minum di kafe yang kebetulan tidak jauh dari tempat kami. POKER ONLINE TERBAIK
Kami pun memesan es campur. Saya menawarkan kepada perempuan itu namun perempuan itu menolaknya.
“Terima kasih mas. Tetapi saya sudah tidak ada nafsu makan dan kebetulan saya masih kenyang” jawab perempuan itu dengan nada yang halus.
Saya pun hanya memakluminya saja. Mungkin setelah bertengkar tadi meskipun perut lapar jadi tidak ada selera makan. pesanan saya beserta dengan es teh manis perempuan itu pun datang.
“Sudah tenang sekarang mbak. Kalau saya boleh tahu, sebenarnya ada masalah apa sih mbak” tanya saya kepada perempuan itu.
“Saya belakangan ini sering jalan dengan suami perempuan yang tadi bertengkar dengan saya tetapi hanya untuk sebatas dan untuk membahas pekerjaan. tetapi yang tidak saya sangka perempuan itu cemburu dengan saya ketika mengetahui suaminya sering berjumpa dengan saya” jawab perempuan itu dengan sedikit perasaan yang sudah tenang.
“Tetapi mbak kan bisa menjelaskan kepada perempuan itu” jawab saya yang ingin lebih tahu masalah mereka.
“Sudah mas, tetapi perempuan itu tidak terima. Dibilang saya gatel la, wanita murahan lah dan lain-lain lah. Daripada saya ladenin, nanti jadi makin rame saya tinggal pulang saja ke kantor. Ternyata perempuan itu belum puas dan telpon ke kantor. Katanya tungguin nanti malam di sini agar bisa selesai. Sampai di sini pun saya masih saja dimaki-maki. Untung tadi terdapat banyak orang sehingga mungkin perempuan itu merasa sedikit malu. Agen Poker Online
Akhirnya saya pun mengetahui masalah mereka yang sebenarnya. Tidak menjelang lama kami berbincang perempuan itu pun meminta ijin pulang.
“Aku sudah mau pulang, tetapi pikiranku suntuk. Dibawa tidurpun pasti tidak bisa, ”kata perempuan itu".
“Kalau gitu kita jalan ke Puncak aja yok untuk sekedar menenangkan pikiran.”ajak saya kepada perempuan itu".
“Boleh juga, tetapi jangan kemalaman pulang ya" Jawab perempuan itu.
“Baiklah jika begitu” Jawab Saya.
Aku mulai Kepikiran, apa yang terjadi jika kami sampai tidak pulang dan menginap pasti kami nggak akan kemalaman, namun semua itu hanya dalam pikiran saya. Kami pun segera menghabiskan minuman kami dan segera berangkat menuju ke puncak. Sesampainya kami di puncak, perempuan itu meminta turun dan mengajak saya untuk berjalan kaki menyusuri jalan raya. Terdapat orang-orang yang menawarkan penginapan kepada kami. Saya pun hanya menatap perempuan itu tetapi perempuan itu cuek saja dengan tawaran orang itu. Dinginnya udara puncak mulai terasa. perempuan itu mulai kedinginan dan merapatkan kedua tangannya di dadanya.
Kami pun akhirnya berhenti di depan sebuah wisma, saya ingin mengajak perempuan itu untuk masuk ke dalam wisma dan tidur di istirahat sebentar di wisma itu untuk menghangatkan tubuh kami. Dari sana pikiran jorok saya pun keluar berniat untuk melakukan hubungan intim namun perempuan itu menolak,tetapi saya tidak pasrah begitu saja, saya pun mencoba memancing-mancing perempuan itu agar mau,sampai akhirnya entah karena perempuan itu kedinginan atau bagaimana. Perempuan itu akhirnya menyetujui untuk beristirahat sejenak di dalam wisma sekalian untuk menghangatkan tubuh kami. Agen Poker Terpercaya
"Baik, saya mau beristirahat sejenak di dalam, tetapi kamu janji tidak ngapain-ngapain ya". kata perempuan itu kepada saya.
"Baiklah saya janji untuk tidak ngapain-ngapain" jawab saya yang sebenarnya dalam pikiran saya jika kami berdua masuk ke dalam maka saya akan memulai aksi saya untuk memancing perempuan itu untuk melakukan hubungan intim.
Kami pun akhirnya masuk ke dalam wisma itu, semasuknya kami di dalam wisma itu, saya langsung melancarkan aksi saya. Saya memegang tangannya dan lansung menciumnya sambil dengan meremas buah dadanya dengan tangan kanan saya sedangkan tangan kiri saya menyentuh vaginanya. Sungguh terkejutnya perempuan itu membalas saya dengan segap.
"uhmm..uhmmm..uhmmm..srupp.." suara ciuman kami yang menaikan gairah kami dengan cepat
Tidak menunggu lama kami pun bergegas melepaskan pakaian kami yang kami campakkan sembarangan karena gairah yang sudah luar biasa, kami pun sudah posisi telanjang bulat dan saya mengajaknya ke dalam kamar. di dalam kamar kami berdampingan di ranjang. Perempuan itu memeluk saya dan mencium saya. saya pun tidak tahan lagi dan saya langsung mengangkatnya dan membawanya ke dinding dan langsung saya cebloskan torpedo saya ke dalam Lubang Buayanya.
"arghh..arghh..arghh... pelan-pelan mas" kata perempuan itu sambil merintih.
"ehh..ehh.. saya sudah tidak sabarr arrghh.." jawab saya.
Saya pun memasukkan Torpedo saya dan memulai goyangan yang luar biasa.
"argghh...argghh..arrghhhh" rintihan perempuan itu.
"uhhh...ohh...ahhh.. rintihan saya."
Saya mengakui wanita satu ini memang luar biasa. Tidak dengan setiap orang aku dapat melakukannya dengan berdiri. Saya sudah coba. tetapi dengan perempuan ini meskipun dia jauh lebih pendek dari saya ternyata saya bisa melakukannya.
“Maaf mbak. saya sudah tidak tahan lagi..argghh" kata saya kepada perempuan itu sambil menggoyangkan torpedo saya dan sambil mengeluarkan gairah saya.. arrgghhhh.
tidak menjelan kemudian saya pun menggoyankan pinggul saya dengan sangat cepat dimana saat itu kami menggunakan posisi doggy style berdiri.
"arggh...arghhhh.arrgghh..ayo mas mucratkan.. argghh.." rintihan perempuan itu.
"argghh...atghhhh... crot..crot..crott" saya pun menembakkan cairan kental saya yang saya keluarkan dari torpedo saya ke dada perempuan itu yang besarnya sekitar 34B.
"ahhh..uhhmm...sluupp.." sambil mengelemuti torpedo saya perempuan itu pun berkata " mas kamu memang menggairahkan,sekarang istirahat dulu ya,waktu kita masih panjang.. nanti kita lanjut lagi.. uhmm.." kata perempuan itu kepada saya.
Akhirnya sisa malam kami lalui dengan berpelukan. Perempuan itu tersenyum kemudian menciumku dan merebahkan kepalanya di dadaku. Malam itu kami masih melakukannya lagi tiga kali sampai dengan pagi menjelan. Sekali kami lakukan di lantai beralaskan selimut. Ternyata ketika bermain di lantai kami bisa merasakan nikmat yang luar biasa. Gairah kami sangat besar sampai kami tidak bisa mengontrolnya lagi. Tetapi setelah mandi pagi gairahku kembali menyala dan aku masih sempat sekali lagi bergumul dengannya.
Kami pun pulang dengan membawa kepuasan dan rasa lelah yang luar biasa. Keesokan harinya saya pun menghabiskan waktu saya dengan tidur-tiduran. Setelah kejadian itu, saya masih sempat berkontak dengan perempuan itu tetapi apa kata tidak lama kemudian peremputan itu menghilang dan kami kehilangan kontak dan sampai sekarang belum ada kabar dari perempuan itu.














0 komentar:
Posting Komentar