Breaking News

Minggu, 24 Januari 2016

Kota Solo Yang Menyenangkan

Cerita Sex - sebut saja namaku Dedi, usiaku saat ini adalah 25 tahun, ini adalah pengalaman pribadi saya saat saya masih bertempat tinggal di solo. saat saya masih bertempat tinggal di solo, saya mempunyai pacar yang merupakan kelahiran palembang, sebut aja namanya Anggi. tetapi saya biasanya memanggilnya Gigi, Anggi merupakan anak yang lugu dan baik hati,  tapi dibalik keluguan itu gairah sex Anggi sangat besar sekali hampir tiap minggu saya ke palembang dan main ke kost Gigi. kost Anggi mempunya aturan yang cukup, tamu yang berkunjung ke dalam kamar kost jika KTP tidak ada hubungan keluarga dengan pemilik kamar maka hanya akan di batasi 3 jam. pada hari minggu saat saya berkunjung ke kost Anggi waktu 3 jam itu saya manfaatkan dengan baik untuk mencumbu Anggi, Saya pun memulai dengan menggeraikan sekujur tubuhnya dari ujung rambut hingga ke kakinya, kami pun saling melakukan permainan ciuman dan pegangan daerah-daerah sensitif.


Tidak terasa karena kebanyakan Berbicara panjang lebar waktu pun sudah masuk 3 jam dan terpaksa kami hentikan permainan yang sudah nanggung itu dikarenakan waktu sudah 3 jam dan di waktu itu saya harus lekas keluar dari dalam kamar jika tidak maka Anggi bisa dikeluarkan dari Kost.
“Mas Ded ke kostnya Jamal( nama teman saya yang bertempat tinggal di palembang) ya?” tanya anggi sambil memakai celana dalam beserta BH dan baju serta celana.
“Sepertinya iya Gigi.. karena di palembang kan teman mas cuma Jamal” kata saya kepada Anggi sambil memakai pakaian saya.
“Bagaimana kalau kami tidur sama-sama disini saja mas?”. kata Anggi dengan suara pelan(berbisik).
“Hah?? kamu tidak salah Gigi?? kalau ketahuan ibu kost maka kamu bisa dikeluarkan.” kata saya kepada Anggi. Agen Poker Terpercaya
“Mas Dedi kan baru sampai dari solo,terus sampai di sini langsung buang tenaga, di rumah Jamal juga mas dedi tidak bisa tidur langsung.” kata Anggi dengan suara yang pelan
saya pun langsung terdiam sejenak, dan terpikir di benak saya "benar juga ya yang di bilang Gigi." pikir saya dan saya pun lekas menjawab Anggi
“Benar Gigi takut sama ibu kost?” tanya saya.
“Saya tidak takut mas.." jawab Anggi dengan tegas dengan suara yang pelan.
“Baiklah jika begitu" jawab saya.


Saya pun membaringkan badan saya di kasur Anggi yang empuk, dan di samping saya Anggi sambil memeluk saya seolah tidak menginginkan saya pergi dari sisinya.
"Mas.. yuk kita sambung lagi petualangan kita tadi" kata Anggi sambil menyentuh daerah torpedo saya.
"Gigi sudah tidak tahan ya?? kalau sudah tidak tahan ayuk kita lanjutkan." jawab saya dengan sigap dan tangan kanan saya yang mulai lasak menyentuh daerah vital Anggi.


Kami pun akhirnya melanjutkan petualangan kami yang bermula dari saya mencium anggi dengan kenikmatan yang luar biasa, tangan yang mulai meremes gumpalan dada Anggi yang berukuran 34B itu dan tangan 1 lagi mulai masuk ke dalam celana dalam Anggi dan mencolek Klitorisnya. tetapi semua itu hanya bertahan sebentar, entah apa yang terjadi dengan saya saat Anggi mulai menghisap Torpedo saya selang 5 menit saja saya sudah menembakkan cairan kental saya.
"Argghh... Gigi saya sudah mau nembak ini, arggh..." kata saya sambik mendesih menikmati isapan Anggi.
"urrmmpp... bluupp.. " suara isapan Anggi yang tidak memperdulikan pertanyaan saya.
"arghhh... ahhhh... tiba-tiba saja crout..crout..crout.. " saya pun menembakkan cairan kental saya ke dalam mulut Anggi dikarenakan Torpedo saya masih melengket di mulut Anggi yang tidak ingin dilepas Anggi.
"burrpp...bleep...gukk.. sambil menelan sperma saya anggi pun berkata."
"kenapa mas cepat sekali nembaknya saya pun belum organs mas sudah nembak duluan." kata Anggi yang masih dipenuhi gairah itu.
"iyyaa.. mungkin mas terlalu kecapekan sehingga tidak mempunyai tenaga.. maafkan mas ya Gigi." kata saya dengan penuh penyesalan kepada Anggi.
"iya mas.. nanti kan kita bisa melanjutkan lagi." kata Anggi tanpa ada wajah marah.
"baik Gigi, selanjutnya mas akan membuat Gigi organs sebanyak 4 kali.. hehe" jawab saya sambil mencium kening Anggi.
"mas bisa saja.. hehe." jawab Anggi dengan manja.


Minggu-minggu berikutnya pun saya selalu berkunjung ke palembang untuk menjenguk Anggi, dan tentu saja setiap kedatangan saya ke palembang, jika ada waktu kosong atau kondisi sepi maka saya akan selalu habiskan dengan melakukan cumbu bersama Anggi. ini lah kisah saya selama saya masih bertimpat tinggal di Solo, sekarang ini saya dan Anggi masih sering melakukan hubungan Intim.

0 komentar:

Posting Komentar